tumbuhan pun teringat akan asal nya,..
kembali ke tanah para leluhur,…
menunduk lemah akan ke agungan nya,…
menyibak angin yg tak berdesir,..
embun" seolah bernyanyi,..
jatuh kan kehidupan di tiap tetes nya,..
aku tertidur,..aku terlena atas manja nya,..
burung" saling bermain,..
di atas langit yg biru,..
mentari tersenyum,…
aih,…indah nya hidup,..
menyesalkah yg terlahir di dunia ini ?,..
nikmati dunia yg tercipta tuk kita,..
hanya senyum,hanya senyum yg ada di wajah ku,..
lepas semua beban di dada,..
menangis sudah air mata ini,..
terima kasih tuhan,..
kao berikan aku waktu,…
bahwa ada makna di tiap hidup ku,..

tak banyak bicara hanya lelah yg tersampaikan…
diriku,dirinya…
hanya satu yg mengerti,….
qta slalu menjaga hangatnya hati ini…

Pernah dong mengalami yang namanya mimpi! hari ini kita mau belajar tentang mimpi... Yuk kita baca seputar masalah mimpi.


Mimpi adalah komunikasi antara tubuh, pikiran dan jiwa kita. Tau gak sebenernya sepanjang waktu kita bermimpi meski saat kita lagi bangun, cuma proses itu berlangsung di alam bawah sadar kita.

Berikut ini beberapa fakta menarik mengenai mimpi :

1. Orang Buta Jg Bermimpi
Orang yg terlahir buta dalam mimpinya memang tidak melihat “gambar-2” tapi mereka bermimpi tentang suara, sentuhan dan emosi yg mereka rasakan. Memang sulit bagi orang normal untuk bisa memahami, tapi “keinginan” tubuh untuk tidur dan bermimpi sedemikian kuatnya sehingga bisa mengatasi segala macam hambatan fisik manusia.

2. Kamu Akan Lupa 90% Dari Mimpimu
Sekitar 5 menit setelah kamu terbangun kamu akan segera melupakan 50% dari mimpimu, 10 menit kemudian 90% “jalan cerita” mimpimu akan terlupakan.
Penulis puisi terkenal Samuel Taylor Coleridge pada suatu waktu terbangun setelah mendapatkan mimpi yg indah, dia lalu segera menuliskannya di kertas untuk menggambarkan mimpinya tadi, setelah menulis 54 baris tiba-2 ada orang yg datang kerumahnya. Setelah urusan dg orang itu selesai Samuel bermaksud menyelesaikan puisinya tadi, tapi dia tdk berhasil mengingat lagi mimpinya. Puisinya itu tidak pernah selesai.
Puisi yg tidak pernah terselesaikan itu berjudul “Kubla Khan” dan menjadi salah satu puisi paling terkenal di Inggris.
Robert Louis Stevenson ( penulis buku Doctor Jeckyll and Mr. Hyde ) dan Mary Shelley’s Frankenstein mendapatkan ide dari mimpi yg mereka alami.

3. Semua Orang Bermimpi
Semua orang bermimpi ( kecuali pada beberapa kasus penyakit jiwa parah ) tapi laki-2 dan perempuan mimpinya beda dan beda pula reaksi fisiknya. Cowo cenderung bermimpi tentang cowo lain sedangkan cewe mimpinya cenderung berimbang mimpiin soal cowo atau cewe lain.

4. Mimpi Mencegah Gangguan Emosi.
Pada penelitian mengenai tidur baru-2 ini, percobaan pada orang yg dibangunkan pada awal mimpi tapi tetap diperbolehkan tidur 8 jam sehari, setelah 3 hari menjadi kehilangan konsentrasi, gampang marah, halusinasi dan tanda-2 gangguan emosi lainnya. Jadi kamu jangan sering-2 begadang ngaskus dari malem subuh bisa sakit jiwa lama-2 lo entar

5. Rangsangan Dari Luar Mempengaruhi Mimpi Kita
Disebut “Dream Incorporation” dan kamu pasti udah pernah mengalami ini. Pernah mimpi gini, kita rasanya haus bgt trus kita minum sebotol air tapi bentar kemudian rasanya udah haus lagi… minum lagi… haus lagi begitu terus berulang dan akhirnya saat kita bangun kita baru sadar kalo kita emang lagi kehausan. Contoh yg lain adalah saat kita mimpi kebelet pipis

6. Saat Bermimpi Tubuhmu Akan Lumpuh
Hal ini terjadi untuk mencegah supaya tubuh kita gak bergerak-gerak mengikuti “alur cerita” mimpi kita. Banyangin aja kalo lo mimpi dikejar massa, kalo kaki lo gk lumpuh bisa-2 lu lari ke luar rumah dan dikirain maling beneran ama satpam. Ada hormon yg dihasilkan saat kita tidur yg membuat saraf mengirimkan pesan ke tulang belakang menyebabkan tubuh kita menjadi rileks dan lama-2 lumpuh.

7. Kita Hanya Memimpikan Apa Yg Kita Ketahui
Seringkali kita bermimpi berada di tempat yg asing dan ketemu dengan orang-orang yg gk kita kenal. Tapi sebenernya otak kita tidak asal menciptakan itu, sebenernya semua itu itu udah pernah kita liat cuma kita sendiri gak mampu untuk mengingatnya lagi.
Mungkin kamu pernah mimpi dikejar-kejar orang asing pakai golok yg mau bunuh kita tapi mungkin aja itu dalam kehidupan nyata orang itu adalah temen bokap kamu yang ketemu di mall waktu kamu masih umur 5 tahun !
Sepanjang hidup kita udah pernah melihat ratusan ribu wajah dan tempat, para ahli percaya kalo memori otak kita punya kemampuan yang luar biasa untuk merekam itu semua, jadi otak gk akan pernah kehabisan “aktor dan setting” yg akan direplay dalam mimpi kita!

8. Mimpi Itu Tidak Seperti Apa Yang Terlihat
Apa yg kita lihat dalam mimpi sebenernya merupakan simbolisasi dari hal lain. Otak kita tu kreatif bgt saat kita tidur, dia akan menggali database memori kita sedemikan dalamnya sampai sering kita sendiri takjub dengan mimpi aneh kita ( padahal semuanya sumbernya ya dari semua yg udah pernah kita alami sebelumnya). Bagaikan puisi mimpi itu merupakan penggambaran simbolisasi yg sangat dalam. Itulah sebab mengapa banyak orang yg tertarik dengan buku tafsir mimpi

9. Tidak Semua Orang Mimpinya Berwarna.
Menurut penelitian 12% orang normal mimpinya selalu hitam-putih lainnya mimpinya bisa full color (kaya tipi aja).

10. Kita juga cenderung mengalami mimpi dengan “tema” yg sama, yaitu:
* Mimpi di sekolah,
* Mimpi dikejar-kejar (ceritanya jadi maling )
* Mimpi lari dalam gerak lambat ato lari tapi gak maju-2 ( padahal ada kereta api mau lewat )
* Mimpi basah (mimpi paling seru )
* Mimpi datang telat (biasanya kalo musim ujian heheh)
* Mimpi bisa terbang
* Mimpi jatuh, mimpi gigi copot, mimpi gagal lulus ujian, mimpi kecelakaan, dan
* Mimpi ketemu orang yg udah mati

Gimana apa pernah mimpi kaya gituan semua kan ?

Tambahan Info Lagi :
1. Saat kamu ngorok kamu tidak sedang bermimpi.
2. Kalo kamu terbangun pada saat fase tidur mencapai tahap REM (Randon Eye Movement), seringkali mimpi kita akan terasa lebih nyata daripada kalo kita bangun setelah tidur pulas semalaman.
3. Bayi tidak bermimpi mengenai dirinya sampai sekitar umur 3 tahun. Tapi sejak umur 3 sampai 8 tahun mereka akan mendapatkan mimpi buruk yg jauh lebih sering daripada orang dewasa. Itu jadi jawaban dari kenapa anak kecil sering menangis sesaat setelah terbangun dr tidurnya.

Jakarta, Pernahkah Anda menghisap shisha? Kegiatan menghirup bau-bauan yang menyenangkan itu ternyata tidak semenyenangkan faktanya. Para peneliti menyebutkan bahwa shisha ternyata sangat berbahaya, bahkan lebih berbahaya daripada rokok.

Shisha adalah kegiatan menghirup aroma buah-buahan dan tembakau yang dibakar, lalu uapnya dialirkan melalui pipa atau bejana dan dihirup oleh hidung melalui selang.

Kegiatan yang berasal dari negeri-negeri di jazirah Arab itu sudah lama dikenal dan banyak dilakukan orang karena bisa menenangkan sekaligus menyenangkan.

Selama ini shisha dianggap aman-aman saja dan tidak menimbulkan efek berbahaya. Namun para peneliti dari Department of Health and the Centre for Tobacco Control menyebutkan bahwa sisha sama berbahayanya dengan merokok karena dapat meningkatkan level karbonmonoksida dalam tubuh.

Bahkan, dalam satu sesi kegiatan shisha ditemukan empat hingga lima kali level karbonmonoksida yang lebih banyak dibanding pada rokok yang dapat menyebabkan kerusakan otak dan tidak sadar.

Ketika Dr Hilary Wareing menemukan fakta itu, ia terkejut dan mengatakan bahwa Shisha sama berbahayanya, bahkan lebih berbahaya dibanding rokok. "Pada tingkat yang sangat parah, shisha bisa lebih berbahaya 400 hingga 450 kali daripada rokok, sangat berbahaya!" ujar Hilary.

Selama ini orang-orang yang tidak merokok menyalurkan hasrat merokok mereka lewat Shisa. Aktivitas yang diusung oleh kalangan Timur Tengah itu saat ini sudah menjadi tren di beberapa kafe atau pesta.

Banyak orang yang pergi ke tempat shisha merasa aman dan menganggap shisha sebagai alternatif merokok. Hal inilah yang justru menjadi salah konsepsi masyarakat.

"Kami menemukan satu sesi dari kegiatan shisha selama 30 menit mengandung 10 miligram karbon monoksida yang lebih tinggi dibanding rokok," jelas Hillary.

Dengan adanya penemuan ini, para peneliti berharap agar para pengguna shisha berpikir dua kali untuk terus melakukan kegiatan itu.

"Semua orang tahu bahwa rokok bisa mematikan, tapi tidak semua orang tahu shisha sama mematikannya dengan rokok," ujar Hilary seperti dilansir BBC, Senin (24/8/2009).

SUMBER detik..com

Tak ada lelah yg pernah aku ukir di bebatuan,,…
Hanya keluh yg menetes di tiap hamparan bunga,,…
Bintang pun tak mengerti kepedihan yg ada,,,…
Lupakan saja aku yg pernah hadir disini,,,…
Tidurkan aku di malam yg tanpa akhir,,,….
Karena semua rasa yg ada telah luluh lantah di pangkuan nya,,,….
Tanpa senja yg menanti tuk bermimpi,,,……
Semua tawa dan jeritan tangis hanya lah kenangan,,,….
Mimpikan mu di dalam tidur"ku yg kekal,,…
Perpisahan mungkin tanpa luka,,,….
Meski harus menyisakan perih yg tak terobati,,,…
Izinkan aku tertidur tuk mimpikan dirimu,,,…
Memimpikan tuk terakhir kali nya,,,…..
Karena hanya ingin yg mungkin tersisa untuk ku,,,…
Lupakan diriku,,,,Lupakan diriku,,… tuk selamanya,,,…
Dimanakah kau berada ku yakin kau kan bahagia,,,…
Karena ku tau itu yg terbaik untuk qta,,….
Dan lupakan saja aku,,….

Thursday, July 19th, 2007



dapet dr temen ane nih gan.. silahkan dibaca..




Seorang bocah berusia 16 tahun, tinggal di sebuah desa yang sangat miskin di Afrika bernama Nyasaland. Kehidupannya di desa tak pernah kunjung maju dan sangat terbelakang. Pada suatu hari iya pergi ke pasar loak dimana dijual barang-barang bekas yang beberapa di antaranya sudah tidak layak dipakai atau digunakan. Saat itu ia melihat buku buku bekas yang sudah kusam dan beberapa diantaranya sudah robek. Di salah satu buku tersebut ia membaca dan melihat sosok Abraham Lincoln yang merupakan seorang dari lingkungan miskin namun akhirnya bisa menjadi Presiden Amerika. Selain itu ia mempelajari secara singkat kehidupan yang ada di Amerika yang jelas jauh lebih makmur dari tempat dimana ia tinggal. Pada akhirnya Abraham Lincoln dan Amerika menginspirasi dirinya memiliki impian untuk memperbaiki kondisi dirinya dan keadaan desa Nyasaland.

Legson memutuskan untuk berangkat ke Amerika, teman-teman, tetangga yang mendengar lalu mencemoohnya dengan melontarkan kata-kata “kamu bodoh, tidak mungkin bisa, jangan mimpi !” dan sebagainya.

Legson akhirnya berangkat dengan bekal doa Ibunya yg sangat miskin dan tidak tahu apa itu Amerika dan ada dimana.

Ia memiliki pasokan makanan yang cukup untuk lima hari, sebuah Alkitab dan The Pilgrim’s Progress (dua hartanya), sebuah kapak kecil untuk melindungi diri dan selembar selimut lusuh. Dengan barang-barang ini, Legson Kayira bersemangat memulai perjalanan hidupnya. Ia akan berjalan dari desanya di Nyasaland, ke utara menyeberangi padang gurun Afrika Timur ke Cairo, di mana ia akan menumpang sebuah kapal ke Amerika untuk mendapatkan sebuah pendidikan di perguruan tinggi. Ia sama sekali tidak tahu, di mana Amerika!

Ketika itu adalah bulan Oktober 1958. Legson berusia enam belas atau tujuh belas tahun. Orang tuanya tidak berpendidikan dan tidak tahu persis di mana atau seberapa jauhkah Amerika dari tempat mereka tinggal. Dengan enggan mereka memberikan restunya atas perjalanan Legson.

Bagi Legson, itu merupakan suatu perjalanan yang berasal dari suatu impian, tidak peduli betapa menyesatkan, yang menguatkan tekadnya untuk mendapatkan suatu pendidikan. Ia ingin seperti pahlawannya, Abraham Lincoln, yang telah bangkit dari kemiskinan untuk berjuang tanpa kenal lelah untuk membantu membebaskan para budak lalu menjadi Presiden Amerika. Ia ingin seperti Booker T Washington, yang telah melepaskan diri dari belenggu perbudakan untuk menjadi seorang tokoh reformasi dan pendidikan hebat di Amerika, memberikan harapan dan martabat kepada dirinya sendiri dan kepada rasnya.

Seperti model-model peran yang hebat ini, Legson ingin melayani umat manusia, untuk menghasilkan sesuatu yang berbeda di dunia. Untuk meralisasikan sasarannya, ia memerlukan suatu pendidikan kelas satu. Ia tahu bahwa tempat terbaik untuk mendapatkannya adalah Amerika.

Lupa bahwa Legson tidak mempunyai uang atas namanya sendiri atau suatu cara untuk membayar ongkos perjalanannya, ia tidak tahu perguruan tinggi apa yang akan ia masuki atau apakah ia akan diterima, Cairo berjarak 3.000 mil dari Amerika dan di antaranya ada ratusan suku yang berbicara lebih dari lima puluh bahasa yang berbeda, yang tidak satupun penduduknya dikenal Legson. Lupakan semua itu. Legson melupakannya. Ia harus melupakannya. Ia mengesampingkan segala sesuatu dari benaknya kecuali impian untuk sampai ke negeri di mana ia bisa membentuk nasibnya sendiri. Amerika adalah negeri impiannya. Dengan kemampuannya, ia mulai melakukan sesuatu.

Ia tidak selalu memiliki tekad yang kuat. Sebagai seorang pemuda, ia kadang-kadang menggunakan kemiskinannya sebagai suatu alasan untuk tidak berbuat yang terbaik di sekolah atau untuk tidak menyelesaikan sesuatu. Saya hanyalah seorang anak miskin, katanya kepada dirinya sendiri. Apa yang bisa saya lakukan ?

Seperti banyak teman-temannya di desa, mudah bagi Legson untuk meyakini bahwa belajar merupakan suatu pemborosan waktu bagi anak miskin dari kota Karongo di Nyasaland. Lalu dalam buku-buku yang diberikan oleh para misionaris, ia menemukan Abraham lincoln dan Booker T Washington. Kisah-kisah mereka memberikan inspirasi kepadanya untuk memimpikan hal-hal yang lebih besar untuk hidupnya, dan ia menyadari bahwa pendidikan merupakan langkah pertamanya. Jadi ia menciptakan gagasan untuk perjalanannya ke Cairo.

Setelah lima hari penuh menyusuri wilayah Afrika yang sulit, Legson hanya bergerak sejauh 25 mil. Ia sudah kehabisan makanan. Airnya habis, dan ia tidak mempunyai uang. Menyelesaikan perjalanan yang masih 2.975 mil lagi tampak merupakan hal yang mustahil. Namun jika ia kembali berarti ia menyerah, menyerahkan dirinya kepada suatu kehidupan yang penuh kemiskinan. Seumur hidup.

Saya tidak akan berhenti sampai menginjak Amerika, janjinya kepada dirinya sendiri. Atau saya mati dalam usaha saya. Ia terus melangkah maju.

Kadang-kadang ia berjalan bersama-sama orang asing. Kebanyakan ia berjalan sendirian. Ia memasuki setiap desa baru dengan hati-hati, tidak mengetahui apakah penduduk setempat bersifat bermusuhan atau ramah. Kadang-kadang ia menemukan pekerjaan dan tempat berlindung. Seringkali ia harus tidur beratapkan langit. Ia mencari buah-buahan liar dan berry tanaman-tanaman lain yang bisa dimakan. Ia menjadi kurus dan lemah.

Suatu hari ia terserang demam dan ia merasa kondisinya sangat lemah. Orang-orang asing yang baik hati mengobatinya dengan obat-obatan herbal dan menawarinya tempat untuk beristirahat dan memulihkan kesehatannya. Merasa khawatir dan lemah semangat, Legson mempertimbangkan untuk pulang. Mungkin lebih baik jika ia pulang, demikian pertimbangannya daripada melanjutkan perjalanan yang tampak konyol ini dan mempertaruhkan kehidupannya.

Namun kemudian Legson kembali membuka kedua bukunya, membaca kata-kata yang telah sangat dikenalnya, yang memperbarui semangatnya. Ia meneruskan perjalanannya. Pada tanggal 19 Januari 1960, lima belas bulan setelah ia memulai perjalanannya yang penuh bahaya, ia telah menyeberangi hampir seribu mil ke Kampala, ibukota Uganda. Sekarang badannya bertumbuh semakin kuat dan lebih bijaksana dalam cara-caranya mempertahankan hidup. Ia tinggal di Kampala selama enam bulan, melakukan pekerjaan-pekerjaan yang aneh dan menghabiskan setiap waktu luangnya di perpustakaan untuk membaca dengan penuh gairah.

Di perpustakaan itu ia menemukan sebuah direktori bergambar yang memuat daftar perguruan-perguruan tinggi Amerika. Secara khusus sebuah gambar menarik perhatiannya. Gambar itu mengilustrasikan sebuah institusi yang megah namun tampak ramah, berdiri di bawah langit biru, dihiasi air mancur dan halaman rumput, dan dikelilingi oleh pegunungan yang megah, yang mengingatkan dia tentang puncak-puncak gunung yang luar biasa di kampung halamannya di Nyasaland.

Skagit Valley College di Mount Vernon, Washington, menjadi gambaran kongkret pertama dalam pencarian Legson yang tampak mustahil. Ia segera menulis ke Dekan sekolah tersebut menjelaskan situasinya dan meminta beasiswa. Takut ia mungkin tidak diterima di Skagit, Legson memutuskan untuk menulis ke sebanyak mungkin perguruan tinggi sesuai dengan dana yang dimilikinya.

Ternyata itu sebenarnya tidak perlu dilakukannya. Dekan di Skagit begitu terkesan dengan tekad Legson sehingga ia tidak hanya menerima Legson, namun juga menawarkan suatu beasiswa dan pekerjaan sehingga ia bisa membayar biaya untuk tempat tinggal.

Satu lagi impian Legson menjadi kenyataan, namun masih banyak rintangan yang menghalangi jalannya. Legson memerlukan sebuah paspor dan visa, namun untuk mendapatkan paspor, ia harus menginformasikan tanggal lahir resminya kepada pemerintah. Lebih buruk lagi, untuk mendapatkan visa ia memerlukan tiket pulang pergi ke Amerika Serikat. Sekali lagi ia mengambil pulpen dan kertas, dan menulis surat kepada para misionaris yang telah mengajarnya sejak kanak-kanak. Mereka membantu pengurusan paspor melalui saluran-saluran kepemerintahan. Akan tetapi Legson tetap belum mempunyai biaya untuk membeli tiket yang dibutuhkan untuk memohon visa.

Tidak berkecil hati, Legson melanjutkan perjalanannya ke Cairo dengan meyakini bahwa entah bagaimana ia akan mendapatkan uang yang diperlukan. Ia begitu percaya diri sehingga ia menggunakan tabungan terakhirnya untuk membeli sepasang sepatu sehingga ia tidak harus berjalan melalui pintu Skagit Valley College dengan bertelanjang kaki.

Bulan demi bulan berlalu, dan berita tentang perjalanannya yang penuh keberanian mulai tersebar. Ada waktu ia sampai di Khartoum, kehabisan uang dan merasa lelah, legenda Legson Kayira telah menyebar melalui lautan antara benua Afrika dan Mount Vernon, Washington. Para mahasiswa di Skagit Valley College, dengan bantuan dari masyarakat lokal, mengirimkan $ 650 untuk menutup ongkos tiket Legson ke Amerika.

Ketika ia mengetahui kemurahan hati mereka, Legson jatuh berlutut dalam kelelahan, sukacita dan rasa syukur. Pada bulan Desember 1960, lebih dari dua tahun setelah perjalanannya dimulai, Legson tiba di Skagit Valley College. Membawa dua bukunya yang berharga, ia dengan bangga melewati pintu masuk yang menjulang tinggi di institusi tersebut.

Namun Legson tidak berhenti ketika ia lulus. Meneruskan perjalanan akademisnya, ia menjadi profesor ilmu politik di Cambridge University di Inggris, dan menjadi penulis yang dihormati di mana-mana.

Seperti para pahlawannya, Abraham Lincoln dan Booker T Washington, Legson Kayira bangkit dari kondisi awalnya yang sangat sederhana dan menciptakan nasibnya sendiri. Ia melakukan suatu yang berbeda di dunia ini dan menjadi sebuah mercusuar yang sinarnya tetap bercahaya sebagai panduan bagi orang lain yang mengikutinya.



suka heran gue dengan orang yg berteriak kesetanan pas klub sepakbola kesukaannnya menang..paahal klub sepakbola itu jelas2 punya negara lain..atau orang yg gak bisa gak pake baju kalo bajunya bukan baju dengan brand X (misalnya..) padahal brand itu jelas-jelas punya negara lain. atau mngkn krn emang dasarnya orang Indonesia gak bangga pisan menjadi orang Indonesia? sebenarnya banyak hal yg bisa dibanggakan di Indonesia. gak percaya? ini beberapa alasannya...
1. cuma di Indonesia seseorang bisa punya KTP lebih dari 1
2. cuma di Indonesia seseorang bisa punya SIM tanpa test
3. bahkan cuma di Indonesia seseorang bisa nyetir tanpa punya SIM
4. cuma di Indonesia anak SD bisa beli rokok
5. cuma di Indonesia jumlah blackberry black market yg beredar lebih banyak dari yg asli
6. cuma di Indonesia Duta Anti Narkoba ketangkep make shabu
7. cuma di Indonesia pemerintah-nya murah hati. bagi-bagi pulau, lagu daerah sampe tarian daerah gratis
8. cuma di Indonesia segala urusan bisa beres pake UANG!
9. cuma di Indonesia kita bisa buang sampah dimana-mana tanpa denda
10. cuma di Indonesia kita bisa naik angkutan umum tanpa harus nunggu di halte, dimana aja bisa (asal gak ada polisi)
11. cuma di Indonesia makanan2 bekas dan kadaluwarsa bisa disulap jadi makanan siap jual lagi
12. cuma di Indonesia kita bisa off road di jalan raya (jalannya lobang semua cing)
13. cuma di Indonesia pesawatnya gak diapa-apain bisa jatoh
14. cuma di Indonesia, jembatan baruuuu banget jadi, mur baut-nya udah pada ilang buat diloak
15. cuma di Indonesia jalan raya bisa jadi kolam renang
16. cuma di Indonesia ada orang bisa nyebrang di jalan tol
17. cuma di Indonesia, kita bisa lesehan di atas kereta api yang lagi jalan
18. cuma di Indonesia, orang gak lulus kuliah bisa jadi presiden. orang gak bisa liat aja bisa jadi presiden! hebat gak tuh
19. cuma di Indonesia kita bisa nonton DVD dengan kualitas bagus hanya dengan membayar 7000!
20. cuma di Indonesia seorang ABG bisa menimbulkan kontroversi hebat. diperkosa pangeran, dinikahin sama si pangeran, abis itu disiksa, terus pulang dan memberitakan ke seluruh dunia tentang penderitaannya..oh iya..dan dapet job sinetron bernilai milyaran rupiah bahkan sebelum kasusnya selesai.




nie post gw bole ambil dr forum :D
asli ngaka banget n ngena banget ^^
jadi inget pas gw bli CD Metallica,..temen gw bilang gini,..
*gila loe,..Loe bli Album Metallica Full dr album 1st sampe skr cm dgn harga 10k,..tau ga loe,..Metallica bikin tuh lagu butuh bertahun" n loe cm butuh 10k doank,....emang gila kita punya negara,..*
wkkwwwk,...asli ngena banget >.<
but this is my lovely country,..disini gw lahir,..disini gw gede,..dan disini juga gw bakalan die,..so gw mesti bangga la sebagai org/anak indonesia ^^,..
Peace Man~~

Followers